LabelBarcode.id | Laber Barcode | Stiker Barcode | Jual Ribbon Wax Resin | Jual Thermal Transfer Ribbon

Label StikerPeran Print Stiker Label Dan 5 Jenis Tinta Untuk Produksinya

Peran Print Stiker Label Dan 5 Jenis Tinta Untuk Produksinya

Jenis tinta sangat berpengaruh pada kualitas akhir print stiker label, terutama pada warna dan visibilitasnya. Pihak percetakan biasanya akan memilihkan jenis tinta sesuai jenis bahan pada stiker hingga ketahanan yang diperlukan konsumen. Hal ini pun mencakup area dan lingkungan tempat Anda akan menempatkan stiker tersebut.

Peran tinta dalam print stiker label

Umumnya, tinta berfungsi mentransfer atau memindahkan warna dari media digital ke media fisik. Dalam hal ini, print stiker label memakai desain yang Anda buat atau percetakan siapkan. Proses yang panjang pun menjadikan mesin seperti printer sebagai alat yang meringankan beban dan mempercepat produksi tanpa mengurangi kualitas cetakan.

Sebelum mengaplikasikan, pihak percetakan bakal mempertimbangkan tempat pemakaian stiker. Stiker yang bakal Anda pasang di luar biasanya menggunakan warna bold yang daya tahannya lebih panjang. Tujuannya supaya warna tahan terhadap paparan sinar matahari maupun air hujan.

Begitu pula dengan pemasangan print stiker label di dalam ruangan. Jenis tinta yang percetakan pakai adalah tipe mampu mempertahankan visualisasi pencahayaan. Pasalnya, lampu tetap memberi pengaruh pada warna stiker walaupun tak sekuat cahaya matahari.

Jenis-jenis tinta untuk print stiker label

Dalam prosesnya, operator yang menangani komposisi warna serta pengaturan lain supaya mesin bekerja optimal untuk mencetak print stiker label. Adapun jenis-jenis tinta yang umumnya digunakan untuk produksi stiker tersebut mencakup:

1.     Solvent

Solvent dikenal sebagai tinta yang mempunyai ketahanan optimal terhadap sinar UV maupun air. Bahkan, teksturnya tak jarang disamakan dengan cat duco. Baunya yang cukup menyengat membuat tinta solvent cocok diaplikasikan di luar ruangan. Hal ini pula yang membuatnya sering digunakan untuk mencetak poster, spanduk, sampai billboard.

2.     Eco solvent

Meski ketahanannya tak sebaik solvent, tinta eco solvent bisa dipakai untuk print stiker label untuk pemasangan di dalam ruangan. Komposisi bahannya pun lebih ramah lingkungan yang membuatnya tak menguarkan bau kuat. Selain untuk stiker, jenis tinta ini kerap diaplikasikan pihak percetakan untuk membuat poster dan banner seminar maupun rapat tertutup.

3.     Dye base

Selanjutnya ada dye base yang memakai bahan dasar air dalam komposisinya. Percetakan akan memakai jenis tinta ini pada print stiker label untuk mencegah printer yang kadang mendadak macet. Dye base pun termasuk tinta yang sering diandalkan dalam bisnis digital printing karena harganya lebih ekonomis dibandingkan jenis-jenis lainnya.

4.     Sublimasi

Jenis tinta sublimasi menawarkan daya tahan terbaik untuk media cetak yang sering terkena air. Keberadaaannya pun menjadi solusi bagi Anda yang ingin memindahkan warna ke media polysester. Faktor tersebut yang membuat tinta sublimasi kerap dijumpai pada aplikasi sistem direct to textile. Prosesnya melibatkan pemanasan secara berlapis sampai memperoleh pewarnaan yang diinginkan.

5.     Tinta UV

Beberapa print stiker label, terutama yang memakai efek hologram, memakai tinta UV pada tahap pewarnaannya. Dalam tahapannya, operator akan menggunakan lampu UV untuk membantu proses pengeringan. Namun, ada pula yang memakai printer berfitur UV yang akan membuatnya lebih praktis. Anda barangkali harus menganggarkan biaya lebih besar saat memakai tinta UV untuk stiker.

Selain mengenali fungsi beserta kelebihan-kelebihannya, Anda perlu mengetahui masing-masing kekurangan tinta. Langkah tersebut bakal mengantisipasi masalah pada print stiker label. Konsultasi bersama percetakan sangat direkomendasikan, terutama bagi pemula. Jadi, Anda akan memperoleh kualitas cetakan stiker sesuai ekspektasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *